Kalkulator Average Down Saham
Hitung harga rata-rata (average) saham setelah beberapa kali pembelian.
| Harga Beli | Lot | Biaya (Harga × Lot × 100) |
|---|
Apa itu Average Down?
Average down adalah strategi membeli lagi saham yang sama saat harganya turun, supaya harga rata-rata (average) kepemilikanmu ikut turun. Dengan average yang lebih rendah, saham tidak perlu naik setinggi harga beli pertama untuk kembali ke titik impas.
Cara Menghitung Harga Rata-rata
Harga rata-rata = total uang yang dikeluarkan ÷ total lembar saham yang dimiliki. Contoh: beli 10 lot di Rp1.000, lalu 10 lot lagi di Rp800. Total biayanya Rp1.800.000 untuk 2.000 lembar, jadi average-nya Rp900. Saham cukup naik ke Rp900 untuk balik modal, bukan ke Rp1.000.
Yang Perlu Diperhatikan
- Average down hanya masuk akal kalau fundamental perusahaannya masih bagus dan penurunan harganya bersifat sementara.
- Kalau harga turun karena bisnisnya memburuk, average down justru menambah kerugian.
- Siapkan rencana dan batas dana sejak awal, supaya tidak terus menambah posisi di saham yang sama.
- Fee broker belum dihitung di kalkulator ini.
Template
Smart Stock Calculator Kit
Kumpulan kalkulator saham siap pakai dalam satu template dari Sesaham. Isinya:
- Graham Number
- Average Down
- Dividend Reinvestment Plan
- Dividend Growth Investing
- Target Dividen Bulanan
- Dividend Discount Model
- Dividend Stock Health Check
Template
Seberapa Baik Performa Portofolio Sahammu?
- Berapa total unrealized gain/loss portofoliomu?
- Saham apa yang memiliki porsi terbesar?
- Sektor apa yang mendominasi investasimu?
- Saham mana yang memberikan keuntungan terbesar?
- Saham mana yang performanya paling buruk?
- Berapa total modal investasi dibandingkan market value saat ini?
Temukan semua jawabannya dalam satu dashboard!
Template Google Sheets untuk mencatat transaksi, memantau portofolio, dan mengevaluasi investasi saham secara lebih terstruktur.
- Automated Portfolio Dashboard
- Transaction Log
- Cash Log
- Stock & Sector Allocation